Jumat, 24 Oktober 2008

KELANGKAAN GAS MENJELANG LEBARAN

Kelangkaan gas terjadi pada dua hari menjelang lebaran di Kelurahan Pasir Endah Kecamatan Ujungberung, tepatnya di Jalan AH Nasution BLK. Warga setempat pun menjadi panik. Seorang pengguna gas 3 kg mengeluhkan kelangkaan gas ini, “Mau lebaran seharusnya stok untuk tabung gas 3 kg disediakan lebih banyak. Saya atau masyarakat sekitar sangat membutuhkan gas karena untuk keperluan memasak hidangan ketika lebaran nanti,” kata Ibu Ipah (34), salah satu warga yang membeli gas 3 kg. Menurut salah seorang penjual gas 3 kg menyebutkan salah satu penyebab kekurangan stok menjelang hari lebaran ini dikarenakan tidak lancarnya dan tidak meratanya pendistribusian yang dilakukan oleh pihak Pertamina. “Selain tidak lancarnya dan tidak meratanya pendistribusian dari Pertamina, kelangkaan gas 3 kg ini disebabkan juga oleh perilaku para spekulan yang tidak bertanggung jawab dan ingin merauk keuntungan besar, seperti menimbun tabung gas secara illegal atau diam-diam. Padahal masyarakat sangat membutuhkan tabung gas 3 kg ini untuk memasak,” Bapak Opan (48) , seorang penjual tabung gas 3 kg menambahkan.
Kelangkaan tabung gas 3 kg ini menyebabkan harga naik drastis, dari harga semula Rp.15.000,00 menjadi Rp. 18.000,00. “Ya, wajar saja harga tabung gas 3 kg ini naik drastis karena kelangkaan yang dialami oleh penjual-penjual gas seperti saya. Semakin langka tabung gas, semakin naik pula harganya,” jelas Bapak Opan. Harga tabung gas yang naik drastis ini dikeluhkan juga oleh salah seorang pengguna tabung gas 3 kg, “Saya mulai kewalahan, sudah tabung gasnya langka, sulit didapat di mana-mana, harganya pun naik drastic. Untung saya menemukan dan membeli gas ini yang saya dapatkan dari tempat Bapak Opan, karena apabila tidak dapat, saya mau nyari kemana lagi,” kata Bapak Otoy (38), penjual mie baso sekitar .
Masyarakat pun mengharapkan kelangkaan gas ini tidak terjadi lagi, selain karena kebutuhan yang sangat penting, apabila gas mengalami kelangkaan dan sulit didapat maka harganya pun akan semakin mahal dan mungkin saja tidak dapat dijangkau oleh masyarakat yang kurang mampu seperti di jalan AH Nasution BLK ini.

Tidak ada komentar: